Wednesday, 20-10-2021
  • Ahlan Wa Sahlan, Selamat Datang Di Website Resmi Pondok Pesantren Ar-Risalah Cariu

Kedisplinan di Pondok Pesantren

Diterbitkan :

Kehidupan santri di pondok pesantren tidak lepas dari permasalahan-permasalahan kehidupan beragam yang dihadapi. Hal ini tentu terjadi karena seluruh santri berkegiatan selama 24 jam setiap harinya dalam lingkungan pesantren yang sama dan latar belakang kehidupan santri yang juga berbeda-beda turut mendukung intensitas interaksi sosial di dalam lingkungan pesantren itu sendiri. Selain itu kegiatan penuh di dalam lingkungan pesantren selalu melibatkan seluruh civitas pesantren baik, santri, ustadz, dan pengasuh pesantren. Sebab itu dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman, tentram dan nyaman diperlukan peraturan dan kedispilinan yang efektif. Pendidikan kedisiplinan santri merupakan kunci keberhasilan lembaga pesantren dalam melahirkan kader-kader pemimpin Islam yang unggul.

Pendidikan kedisiplinan santri merupakan elemen terpenting di Pondok Pesantren, Pendidikan kedisiplinan santri merupakan sarana paling efektif dalam proses pendidikan di Pondok Pesantren. Pembinaan, pemantauan dan pengawalan pendidikan kedisiplinan santri berlangsung selama 24 jam, semua itu tidak lepas dari manajemen di dalamnya, sehingga semua orang yang terlibat di Pondok Pesantren, mulai dari santri, guru, maupun pengasuh Pondok Pesantren dapat mengikutinya dengan baik. Hal ini diperkuat dengan perkataan Ali bi Abi Thalib r.a;

 

الْحَقُّ بِلَا نِظَامٍ يَغُلِبُهُ الْبَاطِلُ بِنِظَامٍ

“Kebenaran yang tidak terorganisir dengan baik akan dikalahkan oleh Kejahatan yang terorganisir dengan baik.”

Pondok Pesantren Ar-Risalah Cariu merupakan salah satu lembaga pendidikan pesantren yang sangat fokus terhadap pendidikan kedisiplinan santri-santrinya. Ar-Risalah Cariu meyakini bahwa disiplin adalah cerminan akhlak dan akidah yang baik. Karenanya dengan disiplin yang baik para santri akan siap menghadapi lingkungannya dan disiplin yang kuat adalah kunci dasar kesuksesan seseorang.

Dalam mengawal kedisiplinan santri, Pondok Pesantren Ar-Risalah Cariu menerapkan model Reward and Punishment yaitu pemberian penghargaan terhadap hal positif yang dilakukan santri dan memberikan pembinaan dengan sanksi terhadap hal negatif yang dilakukan. Hal ini juga senada dengan ajaran Islam yang mengajarkan memberikan ganjaran bagi hamba-Nya ketika melakukan hal sesuai dengan tuntunan Islam dan memberikan hukuman kepada hamba-Nya yang melanggar tuntunan-Nya. Istilah reward di dalam bahasa Al Quran dikenal dengan istilah Tsawab (ثواب ), salah satunya disebut dalam QS. Ali Imran ayat 184:

 

فَـَٔاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ ثَوَابَ ٱلدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْاَخِرَةِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

“Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhiran. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali Imran (3): 184)

Makna tsawab identik dengan ganjaran yang baik, salah satunya seperti yang dinyatakan dalam QS. Ali Imran (3) ayat 145,148 dan An-Nahl (16) ayat 134. Seiring dengan hal ini,makna yang dimaksud dengan kata tsawab dalam kaitannya dengan pendidikan Islam adalah pemberian ganjaran yang baik terhadap perilaku baik dari anak didik.

Sedangkan makna punishment dalam bahasa Al Quran diistilahkan dengan kata ‘iqab. Al-Quran memakai kata ‘iqab sebanyak 20 kali dalam 11 surat sebagaimana yang tertuang dalam surat Ali Imran (3) ayat 11 dan Al-Anfal (8) ayat 13. Dalam hubungannya dengan pendidikan Islam, iqab diartikan sebagai 1) alat pendidikan preventif dan refresif yang paling tidak menyenangkan; dan 2) balasan dari perbuatan yang tidak baik yang dilakukan anak.

Di Ar-Risalah Cariu model Reward and Punishment ini diterapkan ke dalam bentuk program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan pesantren Ar-Risalah Cariu itu sendiri. Reward and Punishment yang diberikan kepada santri salah satunya mengacu kepada Tata Tertib Santri.

Ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi dari atsar sahabat yang disampaikan Umar bin Khattab r.a dalam hal instrospeksi diri;

 

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا ، وَزِنُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُوزَنُوا ، فَإِنَّهُ أَهْوَنُ عَلَيْكُمْ فِي الْحِسَابِ غَدًا

أَنْ تُحَاسِبُوا أَنْفُسَكُمُ الْيَوْمَ ، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الأَكْبَرِ، يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لا تَخْفَى مِنْكُمْ خَافِيَة

Hisablah dirimu semua sebelum (nanti) dihisab. Timbanglah diri kamu semua sebelum (nanti) ditimbang. Karena nanti hisabmu akan lebih mudah jika engkau evaluasi dirimu sekarang. Hiaslah dirimu untuk pertemuan akbar (besar). Di hari akan ditampakkan semua dari kamu dan tidak ada yang tersembunyi.” 

Kedisiplinan dapat diciptakan melalui tiga komponen yaitu :

  1. Peraturan Yang Ditegakkan

Peraturan merupakan kunci pokok dalam pondok pesantren, dimana semua santri harus memahami dan mematuhi peraturan. Lebih penting dari peraturan adalah penegakan peraturanya itu sendiri harus di kondisikan dengan sebenar – benarnya.

  1. Pembimbingan Yang Konsisten

Untuk menegakkan peraturan perlu adanya bimbingan yang terus menerus dan kontrol yang konsisten, bimbingan kedisiplinan yang baik melalui cara pembiasaan yang dilaksanakan setiap hari.

  1. Menciptakan Lingkungan Yang Disiplin

Seluruh civitas harus saling menjadi contoh dalam menciptakan kedisiplinan, sehingga lingkungan dalam pesantren semua mendukung kedisiplinan.

Penulis : Media Center Pesantren Ar-Risalah Cariu

Tulisan Lainnya

MAPS PESANTREN

INFO PESANTREN

PESANTREN AR-RISALAH CARIU

NSPN : -
Jalan Raya Jonggol - Cariu Desa Nyomot, Kp. Tegal Panjang - Bogor Timur - Indonesia
TELEPON 021-89960022
EMAIL arrisalahcariu@gmail.com
WHATSAPP +62 878-6974-3819