Bintang yang bersinar dalam gelapnya malam..Guruku Pahlawanku..

Hari guru Nasional yang di peringati pada 25 November 2020 memiliki sejarah yang sangat berarti ,bahkan tahun ini adalah tahun ke 75 peringatan Hari Guru Nasional.


Dengan motto:

” Membina Santri Berkualitas dan Mandiri”

Pesantren arrisalah mengerahkan dan memperdayakan SDM pengajar yang mumpuni di bidangnya masing-masing untuk menciptakan generasi yang berprestasi di masa yang akan datang dari berbagai kalangan dan latar belakang budaya dan adat yang beranekaragam.

Dengan keanekaragaman inilah para guru bersatu padu untuk berbagi dan memberikan yang terbaik untuk para santri demi mewujudkan  santri yang berguna bagi Nusa bangsa dan agama ..

Dalam memperingati Hari guru Nasional pondok pesantren arrisalah menyelenggarakan upacara dengan petugas dari guru SMP, SMK dan Diniyah

Serta menugaskan para santrinya untuk mengungkapkan untaian kata kata  terindah untuk sang penyejuk dalam kehausan di momen spesial ini.

Berikut salah satu untaian kata terindah dari ananda Nadya Nurimatul janah santri kelas 3 :

  • “Happy teacher day”

Matahari akan selalu terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat dan meninggalkan senja yang indah ,Hingga akhirnya berganti malam, datang di Sertai bintang yang gemerlapan .

Begitupun engkau guruku..engkau selalu ada dalam suka dan duka,dalam kelelahan dan kesibukan engkau tutupi dengan senyuman untuk memberikan ilmu yang engkau siapkan sejak gelap malam.

Engkau selalu berikan warna warni pada kami dengan semua inspirasi dan motivasi yang mampu menggairahkan semua mimpi mimpi kami.

Atas bimbinganmulah kami bisa sejauh ini menyelami samudera keilmuan sebagai bekal kami untuk berpetualang nanti..

Terimakasih guruku ..

Engkau telah mengukir kisah perjuangan dan keteladanan di hidup kami serta mengajarkan kami arti bahwa dunia ini sangat luas  dan keluasaanya tak bisa kami jangkau tanpa doa dan ridho darimu..Guruku.

“Kutipan Nasehat dari Almarmum K.H.Maimoen Zubair untuk para guru”

Jadi guru itu tidak usah punya niat bikin pintar orang.Nanti kamu hanya marah marah ketika melihat muridmu tidak pintar,Ikhlasnya jadi hilang.

Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik.masalah muridmu kelak jadi pintar atau tidak ,serahkan pada Allah.Didoakan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *